Aseman RTRW Net

Om Suastiastu,

Semoga kami temui anda dalam keadaan sehat walafiat selalu

Kami dari Admin RtRw Net Aseman ingin menawarkan kepada anda akses internet dengan biaya murah dengan kecepatan maksimum, bagi anda yang belum mempunyai akses internet di rumah, atau di kantor anda atau sudah mempunyai tapi kurang begitu memuaskan  maka kami solusinya

Kami memberikan akses internet Full unlimited tanpa batas quota selama 24jam sehari.Anda bisa download, chating, fb , game online, e-mail dll ,sepuasnya tanpa batas.

Untuk informasi lebih lanjut hub di no berikut :

tlp : ( 0361 ) 8943031 / 081999084499

Iklan

UPACARA NGABEN GST NYM RAI 14 AGUSTUS 2018

Aseman,Abiansemal 14 Agustus 2018, selang beberapa hari krama banjar Aseman kembali menggelar upacara ngaben salah satu warga Igst Nym Rai atau Gst Aji Raka,dilaksaksnakan di setra gede Abiansemal, mari simak dokumentasi pendek berikut dibawah ini.

Suksma

doc@aseman.abs2018

jangan lupa like dan klik tanda lonceng untuk subscribe chanel ini.

UPACARA NGABEN DADONG MANGKU DAN M YAN PIN 30 JULI 2018

Aseman, Abiansemal 30 Juli 2018, Bertempat di Setra Gede Abiansemal digelar upacara ngaben Dadong mangku dan Me Yan Pin, ditempat yang sama juga digelar upacara ngaben namun dari banjar lain didesa Abiansemal, bisa disimak di link berikut : https://asemanabs.wordpress.com/2018/08/04/sembilan-sawa-diaben-ribuan-krama-padati-setra-gede-abiansemal/ , mari kita simak dokumentasi pendek berikut di bawah ini, sebelumnya matur suksma.

doc@aseman.abs2018

 

Dek Ping Mendulang Medali Lewat Lompat Tinggi

Abiansemal 01/08/2018, Asian Games 2018 bakal digelar pada 18 Agustus – 2 September di Jakarta dan Palembang. Dalam ajang ini, Pemerintah Indonesia memberikan kesempatan bagi para atlet muda untuk mengikuti kompetisi ini. Lain halnya dengan Dek Ping, walaupun tidak dipanggil untuk membela tanah air di ajang Asian Games namun segudang prestasi sudah ia dapatkan dalam berbagai kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional. Lalu siapa sebenarnya Dek Ping, remaja putri bernama lengkap Ni Made Eppi Wilantika adalah salah putri terbaik desa Abiansemal yang merupakan atlet dari cabang olahraga atletik yaitu lompat tinggi.

Dek ping remaja putri yang berbintang aquarius kelahiran desa Abiansemal , Br.Aseman, merupakan anak kedua dari pasangan Wayan Suwatra dan Ni Nym Sukartini sekaligus pemilik warung nasi be genyol yang berlokasi di Jalan Pendet Br.Aseman, Abiansemal. Dek ping saat ini masih tercatat sebagai mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Denpasar yang mengambil jurusan management.

Lewat penuturan singkatnya Dek Ping menceritakan pengalamannya kepada kami KIM ABS, Awalnya sewaktu SD sempat mengikuti lomba lari mewakili sekolah namun tidak pernah mendapatkan juara, akhirnya lewat saran sang kakak yaitu Yan Ella yang juga seorang seorang atlit lompat tinggi yang juga sarat prestasi, akhirnya mengikuti jejaknya sampai hari ini. Selepas SD memasuki sekolah SMP lewat bimbingan sang kakak dan guru, dengan latihan yang tekun dan disiplin akhirnya berbuah prestasi. Dari mulai dari medali emas berturut-turut hingga 3 kali dalam ajang Porseni mewakili Kabupaten Badung hingga 3 kali medali emas dalam Porjar Bali dan sempat meraih perak di PON remaja, itu baru setingkat SMP. Di ajang Kejurnas lompat tinggi umur 18 th – 20th di Jakarta Dek Ping kembali meraih dua medali emas, di Jawa Timur terbuka mendapatkan 2 kali medali emas, kejurnas senior di Jakarta raih medali perak dan di Malaysia memperoleh peringkat 4. Ditanya mana yang paling berkesan, dek ping mengatakan, “Di ajang Kejurnas dan di Malaysia tentunya, karena disana lawan-lawan yang dihadapi sangat tangguh, sekaligus disana mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dalam lomba di tingkat nasional”.

“Semua prestasi yang ia dapatkan selama ini tidak terlepas dari peran dan dukungan kedua orang tua, saudara serta sahabat-sahabatnya yang selalu memberikan semangat didalam setiap kejuaraan baik di tingkat daerah maupun nasional”. imbuhnya. “Dek Ping sekaligus berharap pada generasi muda dan sebayanya agar terpacu dan termotifasi untuk meningkatkan prestasi dan memajukan dunia olahraga, serta senantiasa selalu tetap rajin belajar tekun dan disiplin, jikalau mempunyai hobi di bidang olah raga berlatihlah sungguh-sungguh agar kelak suatu hari nanti bisa mendapatkan prestasi sekaligus dapat menjadi kebanggaan orang tua dan masyarakat”. pungkasnya.

Di tempat terpisah IB Bisma Wiratma SH selaku Perbekel Abiansemal menyatakan,” sangat mengapresiasi dan merasa bangga pada Ni Made Eppi Wilantika atas semua prestasi yang diraihnya selama ini baik di tingkat daerah maupun nasional, serta menaruh harapan besar bagi generasi muda lainnya agar terpacu menjadi atlit berprestasi agar dapat membanggakan orang tua dan masyarakat desa Abiansemal umumnya”.

sumber : KIM Abiansemal

(008/KIMABS)

Sembilan Sawa Diaben, Ribuan Krama Padati Setra Gede Abiansemal

Abiansemal 30/07/2018, di penghujung bulan juli ini, bertempat di setra gede Abiansemal terjadi pemandangan yang tidak seperti biasanya, terlihat ribuan krama desa Abiansemal memenuhi areal setra, alih-alih ternyata ada 9 sawa atau jenasah yang diprosesi ngaben saat ini.

Dari keterangan Putu Widiawan kelian adat Br.Aseman mengatakan,”kesembilan sawa yang diaben saat ini berasal dari Br.Aseman, Br.Pande, Br.Belawan dan Br.Batan Buah, dua dari kesembilan merupakan warga dari Br.Aseman, satu diantaranya merupakan nenek dari Md Nada Sariada kelian dinas Br.Aseman”. “Hari ini merupakan kali kedua dalam sebulan krama adat Br.Aseman melaksanakan upacara pengabenan”. imbuhnya.

Sekilas nampak seperti ngaben massal, silih berganti bade pengusung jenasah memasuki areal setra gede, riuhnya suara gamelan baleganjur bertalu-talu saling bersautan membuat suasana duka sedikit terhibur dengan hentakan irama gamelan baleganjur yang sebagian besar dimainkan oleh anak-anak muda desa Abiansemal.

Menurut IB Bisma Wiratma SH, “Ngaben merupakan salah satu upacara yang dilakukan oleh Umat Hindu di Bali yang tergolong upacara Pitra Yadnya, bertujuan agar ragha sarira (badan / Tubuh) cepat dapat kembali kepada asalnya, yaitu Panca Maha Bhuta di alam ini dan Sang Atma kembali ke alam pitra”. “Disisi lain sangat terlihat rasa gotong royong dan persatuan dari masyarakat desa Abiansemal masih sangat kental dengan semangat “menyama braya” mempertahankan adat,agama, budaya dan tradisi yang ada di desa Abiansemal”. pungkasnya

sumber : KIM Abiansemal

(008/KIMABS)

Ungkapan Duka Cita lewat Megebagan

Ungkapan Duka Cita lewat Megebagan

 

Abiansemal 23/07/2018, Upacara, adat, tradisi dan budaya tak akan pernah lepas dari agama Hindu yang merupakan keyakinan krama Bali khususnya desa Adat Abiansemal. Megebagan merupakan satu tradisi yang tak lekang oleh jaman, kegiatan ini dilakukan jelang upacara pitra yadnya atau ngaben sebagai ungkapan duka cita krama banjar atas meninggalnya salah satu warga di suatu banjar.

Pertengahan bulan ini, sudah dua kali upacara ngaben dilaksanakan di wilayah banjar Aseman, desa Abiansemal, hal ini merupakan duka bagi krama banjar, tetapi lewat kegiatan megebagan sedikit tidaknya dapat mengurangi rasa duka bagi keluarga yang ditinggalkan. Megebangan ini biasanya dilakukan selama tiga hingga lima hari, dan dimulai dari pukul 07.00 hingga pukul 02.00 dini hari menjelang upacara pengabenan. Krama hadir kerumah duka tidak hanya datang, duduk lalu meceki ( salah satu permainan judi walaupun dilarang tapi saat tertentu dilakukan untuk cegah kantuk), atau megadang cegah kiap ungkapan bagi sebagian warga, namun ada beberapa kegiatan yang dikerjakan yaitu persiapan membuat sarana upakara ngaben oleh krama banjar. Putu Widiawan selaku kelian banjar Aseman menuturkan, “Megebagan merupakan tradisi yang diwariskan oleh penglingsir kita dari dulu hingga kini sebagai ungkapan duka cita krama banjar, sekaligus sarana guna menjaga sikap gotong royong saling membantu antar warga dikala ada warga yang terkena musibah”. “Megebangan ini lazimnya dijaman dulu dilakukan hingga pagi hari, namun seiring berjalannya waktu, karena kemajuan jaman sekaligus tuntutan ekonomi di masyarakat, selaku kelian banjar Putu Widiawan turut merasakan dan menyadari sehingga tidak membuat aturan baku untuk kegiatan ini, sifatnya fleksibel asalkan warga sama-sama menyadari”. pungkasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Made Nada Sariada selaku kelian dinas banjar Aseman, “tidak hanya kerabat,saudara dan krama banjar dan sekehe shanti saja yang turut hadir, bahkan anggota sekehe terunapun turut serta dalam kegiatan megebangan ini. Hal ini merupakan wujud dan peran serta generasi muda untuk ikut melestarikan tradisi megebangan ini”

Disaat perkembangan jaman yang begitu pesatnya dengan tingkat kesibukan warga yang begitu tinggi akankah tradisi megebagan ini bisa tetap dipertahankan ?karena, ada beberapa tempat yang kita temui, tradisi ini sudah mulai berkurang, IB Bisma Wiratma SH selaku perbekel Abiansemal ketika diminta pendapatnya mengungkapkan, “sangat mengapreasiasi langkah krama desa Abiansemal khususnya di banjar Aseman masih menjaga serta mempertahankan tradisi megebagan ini, karena lewat megebagan ini kita bisa berkumpul bareng sekaligus sebagai ajang silahturami antar kerabat,saudara,sekehe teruna dan krama banjar tidak hanya sebagai ungkapkan duka cita, namun akan ada komunikasi hingga akan memunculkan ide-ide baru atau gagasan positif untuk menjaga tradisi guna membangun desa Abiansemal kedepan yang lebih baik” pungkasnya.

sumber : KIM Abiansemal
(008/KIMABS)

Upacara Ngaben I Kt Sentana

Om Suastiastu,

Aseman,Abiansemal 20 Juli 2018, lima hari setelah pelebon Ratu Niang ( Ida Ayu Md Resik ) banjar Aseman kembali menggelar upacara ngaben I Kt Sentana alias tut nyoleng, dibawah ini dokumentasi video pendek  semoga bisa bermanfaat buat dokumentasi kita bersama warga Br.Aseman Abiansemal, suksma.

@aseman.abs.2018

Upacara Pelebon Ida Ayu Made Resik

Om Suastiastu,

Aseman,Abiansemal 15 Juli 2018 dilaksanakan upacara pelebon Ida Ida Ayu Made Resik, yang merupakan Ibunda dari IB Gd Manuaba dari gria Manuaba Br.Aseman,Abiansemal, mari kita simak sedikit dokumentasi video berikut dibawah ini, semoga bermanfaat, suksma.

@aseman.abs.2018