Anggota DPR Suka Bolos Harus Diberhentikan

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR Gayus Lumbuun menilai anggota dewan yang tidak disiplin dan kerap membolos rapat, sebaiknya diberhentikan. Soalnya, mereka sudah terbukti lalai menjalankan amanah rakyat.

Menurut Gayus, sanksi pemberhentian lebih tepat untuk memberikan efek jera daripada dengan pemotongan honor.

“Wajib bagi anggota mengikuti rapat karena itu tugas dan tanggung jawabnya kepada rakyat. Sanksi pemotongan honor terlalu ringan. Yang terbaik adalah langsung diberhentikan,” tegas Gayus saat dihubungi, Ahad (25/7).

Ia menambahkan, sanksi pemberhentian dikenakan bagi anggota dewan yang tidak memberi penjelasan dan bukti yang akurat atas ketidakhadirannya selama enam kali berturut-turut.

“Hal itu sesuai peraturan dalam tata tertib dalam Pasal 213, yakni anggota dewan yang tidak mengikuti paripurna dan rapat alat kelengkapan lain selama enam kali berturut-turut bisa diberhentikan.”

Bahkan, perlu dilakukan perubahan tata tertib untuk mempertegas sanksi.

“Jangan enam kali, tiga kali bolos tanpa alasan jelas saja diberhentikan,” imbuhnya.

Gayus mengeluhkan, Badan Kehormatan tidak dapat berbuat banyak tanpa aduan dari pimpinan fraksi maupun dari masyarakat.

“Masalahnya sampai saat ini belum ada aduan yang masuk sehingga kami belum bisa menindak,” keluhnya.

Dihubungi terpisah, Sebastian Salang dari Forum Pemantau Parlemen Indonesia (Formapi) menilai, Badan Kehormatan seharusnya bisa mengambil langkah proaktif dalam menindak anggota dewan yang indisipliner.

“Badan Kehormatan diberi kewenangan oleh undang-undang untuk melakukan itu. Seharusnya bisa lebih proaktif. Misalnya, dengan meminta pada pimpinan DPR. Jadi tidak harus menunggu aduan yang masuk,” paparnya.

Mengenai aduan, Formapi sendiri mengaku telah memasukkan sekitar 10 aduan ke Badan Kehormatan sejak anggota DPR RI yang baru mulai bekerja. Namun, hingga saat ini belum ada satu pun yang ditindaklanjuti.

Kasus yang diadukan, antara lain, ketidakdisiplinan anggota, ijazah palsu, dan korupsi.

“Tapi Badan Kehormatan tidak bekerja maksimal, bahkan mandul lebih dari setahun ini. Ini karena konflik Badan Kehormatan sendiri yang tidak kunjung diselesaikan pimpinan DPR,” tukasnya

sumber : Metrotvnews.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: