Nyangling/Ngingsah Beras ( Piodalan Ngenteg Linggih Ida Ratu Begawan Penyarikan)

Rahina, saniscara umanis tolu pinanggal 23 Sept 2017

Om Suastiastu, semoga semua berbahagia,

Setelah prosesi melaspas wewangunan yang dilaksanakan tiga hari yang lalu, maka hari ini ,saniscara umanis tolu pinanggal 23 Sept 2017 dilanjutkan dengan Upacara Ngingsah, Upacara berlangsung mulai dari pukul 09.00 pagi.

Sebelum Upacara Ngingsah dilaksanakan , Ida Ratu Peranda Istri bersama Jero mangku menyempatkan untuk melakukan prosesi Nyukat pelingih Ida Ratu Mas Alit lan Pura tengah segara ring Pura Taman Mesir, setelah itu baru dilanjutkan ke balai  banjar.

Diiringi tetabuhan lelambatan dari sekehe gong Dharma Kanti mengawali berlangsungnya prosesi Upacara Ngingsah.

Sebelum melaksanakan upacara nginggsah diawali dg prosesi prascita biahkaonan, bertujuan membersihkan atau menyucikan segala sarana yg akan dipakai .

Makna dari upacara ngingsah utawi nyangling yaitu  menyucikan sarana upakara yang berasal dari tumbuh2 an / sarwa mentik yg mempunyai eka pramana. Seperti beras berwarna 4 yaitu , putih diwakili oleh ketan, selem injin , beras mewakili kuning, merah diwakili oleh beras merah serta semua perlengkapan lainnya spt lesung, sepit kukusan ,luu, ilih, sinduk cengkilik, pisau, talenan dll sebagai alat atau sarana yang dipakai di dalam pelaksanaan Upacara Yadnya.

Dalam prosesi ngingsah beras yang dipakai sarana nya adalah toya ening air suci yg sdh disucikan oleh sang sulinggih, pancuran dr bambu kuning, selanjutnya beras dituangkan ke dalam kukusan dan di aduk dengan sarana ambengan yang diikat serta berisi panca datu ditambah manik 7 ( pitu ) yang mengandung makna mensucikan semua sarana yang akan dipakai dalam pembuatan jajan atau segala upakara yadnya. dalam prosesi tsb semua terlibat spt sulinggih pemangku serati prawantaka karya.

Upacara di puput oleh Ida Pedanda Istri Gria Agung ring Br. Aseman,Abiansemal, serta dibantu oleh para Jero  Mangku , Serati banten  serta pengayah lainnya.

Setelah prosesi ngingsah beras dilanjutkan dengan prosesi melis, berakhirnya prosesi melis dilanjutkan dengan persembahyangan bersama.

Semua rangkaian Upacara ngingsah  beras berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama, Demikian informasi yang bisa kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat untuk semeton. Jika terdapat penjelasan  yang kurang lengkap atau kurang tepat. Mohon dikoreksi bersama. Suksma

Om Shanti Shanti Shanti Om

doc@asemanabs2017
kontributor ; jero mangku dalem desa, mangku restu
sei dokumentasi ( kt.mustika,nym gunastra,wy.gendra, nym surama)

Iklan
%d blogger menyukai ini: