Nuasen Karya, Nyamuh Agung lan Nancep Surya [ Melaspas Ngenteg Linggih ring Pura Ratu Begawan Penyarikan]

Rahina Anggara Pon Ukir, Purnama Katiga

Pinanggal 5 September 2017

Om Suastiastu,

Dasar ajaran agama Hindu terdiri dari filsafat, tata susila, dan upakara. Ketiga dasar pokok ajaran tersebut merupakan kesatuan yang saling mengisi, menyempurnakan pelaksanaan hidup sehari-hari masyarakat Hindu di Bali. Hidup dan kehidupan masyarakat Bali selalu berkaitan dengan Yadnya. Umat Hindu Bali umumnya dipengaruhi upakara. Namun demikian, menghayati filsafat dan susila agama sangat perlu, guna meningkatkan penghayatan terhadap makna Yadnya, untuk memupuk kesadaran yang lebih tinggi dan mulia dalam hidup bermasyarakat serta bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, maupun para leluhur.

Sehubungan hal tersebut diatas, kira kira setahun berlalu, Balai Banjar Aseman beserta Pura Ratu Begawan Penyarikan dipugar dan dibangun kembali, maka seyogyanya

dilaksanakan Upacara Melaspas beserta rangkaian upacara lainnya yaitu

Tawur ,Mendem Pedagingan, serta Upacara Ngenteg Linggih .

Tepatnya pada rahina anggara pon ukir, purnama katiga, telah mengawali dari rangkaian  Upacara tersebut, yaitu prosesi

Nuasen Karya, Nyamuh Agung lan Nancep Sanggah Surya, serta piranti upacara lainnya. Sehari sebelumnya telah dilaksanakan upacara Matur Piuning dengan menghaturkan pe pranian yang merupakan permakluman kehadapan Ida Sanghyang Widhi dan Bhatara Ratu Begawan Penyarikan, untuk melaksanakan Karya Agung  Ngenteg Linggih ini agar diberikan wara nugeraha oleh BELIAU agar diberikan  tuntunan serta jalan , sehingga Karya Agung Ngenteg Linggih ini dapat terlaksana dengan baik, sekala maupun niskala.

Nyamuh yaitu membuat jajanan upakara yang mengandung makna bahwa upacara yang dilaksanakan didasari oleh  hati yang tulus ikhlas. Nancep Sanggah Surya memohon kepada Beliau Ida Betara Surya manifestasinya Ida Hyang Widi Wasa agar diberikan jalan atau tuntunan agar upacara terlaksana dengan baik.

Kegiatan ini dimulai dari pagi pukul 7.30 hingga menjelang sore. dikerjakan   oleh iida dane banjar istri lan pengele serta ida dane banjar lan pengele lanang yang sudah terbagi dalam beberapa kelompok yang masing-masing kelompok mempunyai tugas dan tanggungnya jawab masing-masing.

Pada kesempatan tersebut juga dihadiri oleh bapak polisi dari  jajaran polsek abiansemal,yang sekaligus memantau arus lalu lintas karena kegiatan tersebut berlangsung pada saat arus lalu lintas padat.

Kegiatan prosesi nyamuh dan nancep surya terlaksana dengan baik.

Demikian informasi yang dapat disampaikan lewat media ini, suksma

Om Shanti Shanti Shanti Om.

kontributor ; sei dokumentasi

doc@asemanabs2017

Iklan
%d blogger menyukai ini: