Br.Aseman menuju kampung IT

Melihat darirtrw net keterbatasan sarana, dan mempunyai keinginan besar untuk

mengembangkan pribadi-pribadi yang punya misi dan visi kedepan dalam bidang

informasi dan teknologi.
Ada satu satu sosok pribadi (gak enak disebut disini, dikira cari muka nanti…!!!) atau warga banjar aseman,yang punya cita-cita besar ingin membangun kampungnya dengan berbasiskan informasi dan teknologi.

Adanya keinginan besar tersebut membuatnya merasa terdorong, bagaimana caranya agar masyrakat banjar aseman bisa menikmati internet dengan biaya murah…..??????????
Akhirnya dengan cara mencetuskan ide tersebut kepada orang-orang yang juga berkeinginan sama, baca:( Bli Wyn Gendra, Pak Tut Sudarya ketua Koprasi, Pak Komang Adimerta dr blahkiuh, ) akhirnya dengan segala upaya, terbentuklah ” RTRW Net” Banjar Aseman.

Kebetulan di Koperasi Lingga Artha ada satu line telp yang kebetulan sudah support speedy nya, jadi nya sangat mendukung sekali.

Dari sekian kali percobaan, sampai-sampai begadang sampai jam 3 pagi bersama pak komang Adimerta di Jineng balai banjar, pas waktu itu musim dingin gak mikirin dingin gak mikir ujan, gak mikir udara dingin pokoknya maju terus pantang mundur .

Percobaan demi percobaan, naik tiang turun tiang antena, dan kegagalan demi kegagalan kita alami, sakit pun tak terelakan karena seringnya begadang sampai malam suntuk , tapi tak menyurutkan cita-cita kami.

Ada kebanggaan tersendiri  klo sampai bisa menyelesaikan proyek tahap pertama ini.

Dan akhirnya ,tepat Hari minggu tanggalnya  lupa, kira2 bulan agustus, dari jam 8 pagi start , karena pengalaman2 kemarin kami sebelum bekerja tidak matur piuning ring pura melanting balai banjar kami alami banyak kegagalan. dan tidak lupa pagi itu sebelum bekerja kami matur piuning semoga pekerjaan kami bisa berjalan lancar.

Bersama wyn ntih, dr br kraman terkenal dgn tukang pintu besi,las. kami awali berangkat beli besi pipa ke peguyangan sedangkan pak agus(bli gendra standby di balai banjar sambil mebersihkan sampah2 yang ada ditas.

Kami berangkat dengan mobil pinjaman sama (pak luh de alias pak tut nata) meluncur ke toko besi. datang dari toko besi langsung meluncur ke bengkel las buat bikin pijakan tiang antena.

Kira2 jam 11.30 peralatan sudah siap dan tinggal di pasang, dan kami ingat betul pada waktu itu tepat jam 12 siang suara Puja Tri Sandya berkumandang, seakan tak menghiraukan niat kami, ada rasa was2 dan takut tapi kami berusaha tetap konsen dan berfikir positif semoga Tuhan memperlancar pekerjaan kami.

Dengan dibantu kakak2 dan rekan2 lainya spt… ( Boss Kobrit alias Pak tut Mustika, Pak Udik Karang , dan tentunya boss Gendra , wayan Ntih br kraman. )

akhirnya setelah sekian lama, sempat juga mengalami pipa yang kami akan dirikan mengalami kebengkokkan karena kesalahan teknis, …………….dan akhirnya 3 pipa besi berdiri tegak menjulan dengan satu antena + satu radio merk senao EOC 2610 dengan kekuatan 600mw .

Karena pekerjaan sudah kami anggap selesai n tinggal dilakukan proses setting yang nantinya akan kami kerjakan bersama pak komang adimerta.

Setelah melalui berbagai proses akhirnya RTRW Net Banjar  Aseman,  Abiansemal bisa berdiri dan sekarang,  sudah beberapa orang yang sudah bisa menikmati fasilitas ini.

Ada rasa syukur yang kami terima dari semua ini walaupun,  ada orang tidak tahu dan tidak mau tahu dari proses pembuatan RTRW Net ini.

Hingga akhirnya warga, pelajar dan yang lainnya bisa menikmati fasilitas ini. kalau berminat daftar aja langsung di Koperasi Lingga Artha Banjar Aseman Abiansemal, masalah biaya berlangganan tanya langsung  di sana…ok brooo

Tidak lupa saya Upcapkan Rasa Syukur kepada Ida Betara ring Melanting Balai Banjar, dan rekan2, saudara2, Wayan Ntih tukang panjat tiang, Pak Koman Adimerta Teknisi sekaligus konsultannya….kekeke, Bli Gendra atas Suport dan modal awalnya, Pak Tut Sudarya dan yg lainnya yang tidak disebutkan disini.

Thanks.

Salam sejahtera warga aseman.

%d bloggers like this: